Al Husna Mengadakan Dauroh Tajwid Pakar Qira’at dari Yaman langsung

Share This Post

Pondok Pesantren Al Husna Jonggol kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah dalam rangka peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an santri. Pada tanggal 14–15 Januari lalu, telah terlaksana Dauroh Makharijul Huruf dan Sifat-sifatnya yang diikuti oleh santri Al Husna Jonggol, bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Al Husna Jonggol.

Dauroh ini dibimbing langsung oleh Al Muqri Al Syekh Fuad Said Jabir Al Yamani, seorang ulama dan ahli Al-Qur’an dari Yaman yang dikenal memiliki keilmuan mendalam dalam bidang qira’ah, makharijul huruf, dan sifat-sifat huruf. Kehadiran beliau menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk belajar secara langsung dari sumber keilmuan yang otoritatif dan bersanad.

Selama dua hari pelaksanaan, dauroh berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, namun juga aplikatif dan langsung dipraktikkan oleh para santri. Al Syekh Fuad Said Jabir Al Yamani menjelaskan makharijul huruf secara rinci, disertai penekanan pada sifat-sifat huruf yang sering kali luput diperhatikan dalam bacaan Al-Qur’an. Metode penyampaian yang jelas, tegas, dan langsung pada inti permasalahan membuat materi dauroh sangat mudah dipahami dan terasa sangat mengena bagi peserta.

Para santri mendapatkan banyak koreksi langsung terkait pelafalan huruf, perbedaan makhraj yang halus, serta kesalahan umum yang sering terjadi dalam membaca Al-Qur’an. Hal ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas bacaan santri, baik dari segi ketepatan makhraj, penguasaan sifat huruf, maupun kesadaran akan pentingnya membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar.

Santri dan santriwati yang turut mengikuti dauroh ini juga merasakan manfaat besar dari kegiatan tersebut. Mereka mengaku mendapatkan pemahaman baru serta koreksi bacaan yang selama ini belum disadari. Suasana dauroh berlangsung khidmat namun tetap interaktif, sehingga peserta merasa nyaman untuk bertanya dan mempraktikkan bacaan secara langsung di hadapan pemateri.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Husna Jonggol menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya dauroh ini dengan baik. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat terus diamalkan, diajarkan kembali, dan menjadi bekal penting bagi santri dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.

Semoga kegiatan dauroh ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat serta membawa keberkahan bagi santri, asatidz, dan Pondok Pesantren Al Husna Jonggol. Aamiin.

Jelajahi lebih Bayak

Mari bergabung bersama kami

Membina generasi Qur'ani