Profil Pondok Pesantren Tahfizh wa Tafhimil Qur’an Al Husna
Pondok Pesantren Tahfizh wa Tafhimil Qur’an Al Husna berdiri pada tahun 2014 atas prakarsa K.H. Sigit Pranowo, Lc., Al Hafidz. Berlokasi di atas lahan seluas 3000 meter persegi, Al Husna berada di bawah naungan Yayasan Markaz Dirosah Al Quran Al Husna dengan misi membentuk generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak.Menggunakan sistem semi mulazamah, Al Husna menawarkan metode pembelajaran nonformal, di mana santri tinggal bersama guru untuk mendalami Al-Qur’an, hadits, dan ilmuilmu diniyyah secara terfokus dan berjenjang. Model ini bertujuan mengasah kedekatan antara guru dan murid, sekaligus membangun karakter santri dalam lingkungan yang intensif.
Pada awal berdirinya, Al Husna hanya membuka program untuk santri putri yang berlokasi diCitameang, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, bersebelahan dengan pesantren putra Fityatul Islam. Fasilitas yang dimiliki saat itu meliputi 1 asrama, 2 saung, dan 1 rumah ustadz, dengan 18 santri dan 3 tenaga pengajar. Pada tahun 2015, dengan adanya wakaf tanah di Jonggol, Bogor, Al Husna mulai memperluas jangkauannya. Tahun 2016 menandai dibukanya pendaftaran santri putra,dengan 8 santri dan 2 pengajar lulusan Universitas Al Iman, Yaman, serta seorang staf pendukung. Sarana yang tersedia saat itu terdiri dari 2 asrama, 1 rumah ustadz, gazebo, dan dapur.
Seiring bertambahnya kebutuhan, tahun 2017 santri putri turut dipindahkan ke Jonggol untukpenyatuan lokasi, sekaligus untuk memastikan keamanan dan kemudahan akses. Pemindahan ini juga bertujuan memperkuat manajemen dan memaksimalkan fasilitas pembelajaran. Hingga tahun 2024, dengan izin Allah Ta’ala, Pondok Pesantren Al Husna telah berkembang pesat, membina 50 santri putra dan 50 santri putri, didukung oleh 15 pengajar dan 8 staf. Fasilitas pondok meliputi asrama putra dan putri, dua masjid, dapur umum, ruang makan, kantor administrasi, ruang multimedia, rumah syeikh dan rumah tamu, kantin/koperasi, sertaarea parkir dan lapangan terbuka.
Berlandaskan prinsip “Khoirukum man ta’allamal Qur’ana wa ‘allamahu”, sebaik-baikmanusia adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an, Ponpes Al Husna berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi jugamengamalkannya di tengah masyarakat.